Postingan

Eksposisi Roma 5:3-5: Ketekunan, Tahan Uji, dan Berpengharapan

  Eksposisi Roma 5:3-5: Ketekunan, Tahan Uji, dan Berpengharapan Teks: "Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita." ( Roma 5:3-5 ) Pendahuluan Banyak orang menghindari penderitaan, tetapi Paulus justru berkata bahwa kita bermegah dalam kesengsaraan. Mengapa demikian? Karena penderitaan dalam hidup Kristen bukan tanpa tujuan; sebaliknya, itu menghasilkan ketekunan, tahan uji, dan pengharapan. Mari kita melihat lebih dalam arti ketiga kata ini dalam bahasa Yunani dan bagaimana para penafsir menjelaskan ayat ini. 1. Kesengsaraan Menimbulkan Ketekunan (ὑπομονή - Hypomonē) Makna Kata Yunani: Hypomonē berasal dari kata hupo (di bawah) dan menō (tinggal, berta...

Tanggung jawab gereja sebagai terang dunia

  Bacaan Alkitab: Matius 5:14-16 --- 1. Identitas Kita sebagai Terang (Matius 5:14) Penjelasan Teks: Yesus menggunakan metafora "kota di atas gunung"dan "pelita di atas kaki dian" untuk menggambarkan identitas orang percaya yang tak tersembunyi.   nafsiran Para Ahli: D.A. Carson (Expositor’s Bible Commentary):  Kata **"kamu adalah" (Yunani: _hymeis este_) bersifat deklaratif, menunjukkan identitas yang diberikan Kristus, bukan hasil usaha manusia. Kota di atas gunung dalam konteks Palestina kala itu. Mengacu pada gambaran komunitas yang utuh dan terlihat, seperti Yerusalem di Bukit Sion. Pendengar yang adalah Yahudi seharusnya menyandang identitas sebagai Yerusalem, orang Yahudi yang harus menerangi, dan menjadi berkat, olehmu semua kaum, suku akan mendapat berkat, oleh kita semua orang memperoleh berkat keselamatan dari Allah. R .T. France (The Gospel of Matthew): Metafora ini mengingatkan audiens Yahudi tentang Yesaya 49:6 di mana Israel dipanggil menjad...

Hidup dalam kasih dan saling Melayani

Bacaan Alkitab: Yohanes 13:34-35   "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."               Garis Besar Khotbah 1. Pendahuluan: Kasih sebagai Identitas Murid Kristus    - Yesus memberikan perintah baru kepada murid-murid-Nya untuk saling mengasihi, Satu dengan yang lain. Mengingat Yesus akan mengalami penderitaan. perhatikanlah konteks (Yohanes 13). pembacaan kita dimana Yudas telah pergi meninggalkan mereka untuk menjual Yesus, artinya penderitaan Yesus sudah akan dimulai, dan para murid harus dewasa di dalam iman secara mandiri, harus sehati dan saling mengasih. Kasih akan muncul dalam situasi yang sulit, sepenanggungan. Sama-sama merasakan ketakutan penderitaan tetap mereka harus tetap saling mengasih...

Menghadapi Ujian dengan Ketekunan

1. Pendahuluan "Apakah kita bisa tetap teguh ketika masalah datang? Menghampiri kita ketika semua terasa sulit dan ketika seakan akan Allah tidak berpihak kepada kita. Tindakan apa yang harus kita ambil sebagai orang percaya, dan kepada siapa kita meminta pertolongan. Yakobus (1:3) memberikan kita penjelasan tentang bagaimana sikap Kristen ketika menghadapi masah sulit, kepada siapa meminta pertolongan dan bagaimana menjaga iman dalam Yesus Kristus  2. Penjelasan Ayat: Yakobus 1:3 "Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Melalui renungan ini kita harus melihat apa itu ujian, iman, dan ketekunan. a. Ujian Ujian adalah sebuah metode untuk menguji sejauh mana tingkat keberhasilan sesuatu atau seseorang. Seorang murid akan diberikan ujian ketikan menyesuaikan satu semester atau suatu tema dalam pembelajaran telah diselesaikan. Untuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilan murid menyerap setiap mata pelajaran yang telah diajarkan. Dalam hidup, uji...