Menghadapi Ujian dengan Ketekunan
1. Pendahuluan
"Apakah kita bisa tetap teguh ketika masalah datang? Menghampiri kita ketika semua terasa sulit dan ketika seakan akan Allah tidak berpihak kepada kita. Tindakan apa yang harus kita ambil sebagai orang percaya, dan kepada siapa kita meminta pertolongan.
Yakobus (1:3) memberikan kita penjelasan tentang bagaimana sikap Kristen ketika menghadapi masah sulit, kepada siapa meminta pertolongan dan bagaimana menjaga iman dalam Yesus Kristus
2. Penjelasan Ayat: Yakobus 1:3
"Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Melalui renungan ini kita harus melihat apa itu ujian, iman, dan ketekunan.
a. Ujian
Ujian adalah sebuah metode untuk menguji sejauh mana tingkat keberhasilan sesuatu atau seseorang. Seorang murid akan diberikan ujian ketikan menyesuaikan satu semester atau suatu tema dalam pembelajaran telah diselesaikan. Untuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilan murid menyerap setiap mata pelajaran yang telah diajarkan. Dalam hidup, ujian diberikan ketika seseorang telah melewati banyak fase yang telah dilaluinya fase itu membuat dia banyak belajar tentang hidup, dan fase itu merangsang seseorang untuk semakin dewasa dalam menghadapi situasi demi situasi. Artinya proses dalam hidup ini bertujuan untuk mendewasakan kita dalam menghadapi fase hidup, bahkan mungkin hidup akan lebih sulit kedepan tetapi percaya bahwa rintangan hari ini dirancang (ini rancangan Tuhan jangan perna menyalakan siapa" ketika menemui hal sulit). Agar kita sudah siap untuk level berikutnya yang pasti akan lebih sulit dari level ini.
b. Imanmu (bagian yg harus di uji)
Mengapa yang diuji adalah iman, bukan kah tubuh juga penting untuk diuji. Kenapa iman yang harus diuji? Menurut ibrani 12:1 iman adalah dasar dan bukti. Dasar dari segala sesuatu tentang hidup dan bukti dari harapan kita. Jadi iman ini adalah mainboard jika laptop atau elektronik. Iman memiliki peran utama dalam kehidupan kita. Kalau tubuh kita sakit, Kantong kita sakit, hati hancur, semua sulit efeknya ke iman. Iman akan merespons entah itu respon positif atau negatif. ada orang yang ketika menemui masalah lari kepada Alkohol, obat obatan, atau bahkan ambil jalan pintas, dan bunuh diri. tetapi ada juga yang ketika menghadapi situasi yang sulit dia lari kepada Allah. Datang nangis-nangis tetapi waktu senang meninggalkan Tuhan. Jadi iman itu adalah dasar sekaligus membuktikan tentang sejauh mana keberhasilan firman Tuhan dalam kehidupan orang Kristen. Itulah sebabnya iman perlu diuji.
c. Tekun.
Ketekunan adalah harapan Allah bagi kita. Namun apa itu tekun, tekun adalah ketika kita tetap mengerjakan, tetap giat tetap jalan terus, tanpa melihat situasi. Ketika kita tetap mengerjakan bahagian kita sebagai anak Allah walaupun diberi kesulitan demi kesulitan. Tetap mengerjakan soal kendatipun ada peluang untuk nyontek. Saat semua rekan rekan kita atau satu kelas kita buka konsep agar tidak menemui kesulitan mengerjakan soal tetapi kita tetap mengerjakan dengan apa yang kita tahu dari pembelajaran yang telah diberikan. Saat kita tetap mengandalkan Tuhan saat semua Tidak mungkin. Saat kita dikecewakan, saat tersakiti, TidaK didengarkan dan semua menjadi sulit. Itulah ketekunan tetap tenang saat semua sudah goya. Seperti sebuah pohon yang tetap berdiri kokoh saat diterpa badai, mengapa kokoh karena akar akarnya telah dipersiapkan untuk kuat dari tahap tahap sebelumnya.
Bagaimana cara kita dapat melalui masa sulit dalam hidup ini
Meningkatkan iman melalui doa dan pembacaan Firman Tuhan. (1 Tes 5:17)
Mengandalkan kekuatan Tuhan dalam setiap situasi sulit.
Mengingat bahwa ketekunan adalah bagian dari proses pertumbuhan rohani.
Akhiri dengan penguatan bahwa meskipun ujian itu sulit, ada pengharapan dan pertumbuhan yang datang melalui ketekunan."Jangan biarkan ujian membuat kita mundur. Justru, ujian adalah kesempatan untuk kita bertumbuh dan melihat tangan Tuhan bekerja dalam hidup kita."
Kiranya kita semua dapat melalui ujian ujian dalam hidup ini dan menjadi kuat dan tekun di dalam Tuhan amin..
Komentar
Posting Komentar